Sumbar Jadi Daerah Rawan Peredaran Narkoba

Antara
Ilustrasi narkoba jenis ganja (Antara)

PADANG, iNews.id - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menjadi daerah rawan dalam peredaran narkoba. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, Brigjen Pol Khasril Arifin.

"Angka pengguna narkoba hingga saat ini tinggi dan butuh penanganan serius namun BNNP Sumbar terkendala sarana dan prasarana dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba," kata Khasril, Kamis (1/4/2021).

Khasril menambahkan, lokasi perlintasan bagi pengedar narkoba di Sumbar pintu masuknya jelas dan sudah terpetakan secara baik. 

"Mulai dari narkoba jenis ganja masuknya dari Kabupaten Pasaman yang dibawa dari Aceh dan Medan melalui jalur darat. Sementara untuk sabu dan ekstasi terpantau masuk dari Pekanbaru Provinsi Riau melalui Kabupaten Limapuluh Kota," paparnya.

Khasril melanjutkan, BNNK yang berada didaerah perbatasan harus meningkatkan kesiagannya, termasuk upaya menangkap pelaku pengguna atau pengedarnya.

"Data nasional tak ada desa yang bebas dari narkoba dan ini artinya juga di Sumbar. Apalagi Presiden Joko Widodo sudah menyatakan perang melawan narkoba," kata dia.

Lebih lanjut Khasril mengatakan, BNNP Sumbar terus mencegah dan menanggulangi secara berkelanjutan. Selain menangkap pengguna dan pengedar narkoba, juga sosialisasi pencegahan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
9 hari lalu

Razia Gabungan di Lampung! 42 Pengunjung Tempat Hiburan Malam Dites Urine, 6 Orang Positif

15 hari lalu

Usai Penggerebekan Narkoba, 19 Rumah di Saritem Bandung Diduga Masih Jadi Lokasi Prostitusi

16 hari lalu

Jaringan Sabu Lintas Kabupaten Terbongkar, Oknum Polisi dan ASN di Sulbar Ditangkap

19 hari lalu

300 Polisi Gerebek Permukiman di Bandung, 21 Orang Positif Sabu Belasan Alat Isap Disita

22 hari lalu

Dijanjikan Upah Rp300.000, Remaja di Pasaman Nekat Bawa 23 Kg Ganja Pakai Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal