Warga Sumbar Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi Cuaca BMKG (Sindonews)

Analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

"Hal ini disebabkan oleh monsun Asia yang masih mendominasi wilayah Indonesia dan diperkuat oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin di sebagian wilayah Indonesia,"katanya.

Selain itu, adanya pusat tekanan rendah di wilayah utara Indonesia dan di Australia bagian utara dapat mempengaruhi pola arah dan kecepatan angin sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia.

"Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) untuk dampak banjir atau banjir bandang, selama 2 hari ke depan (16-17 Februari 2021) potensi dampak dengan status siaga adalah Propinsi Jawa Tengah," kata Guswanto.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Atap Rumah di Maubeli TTU Terbang Diterjang Hujan Angin, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

5 hari lalu

Desakan Ekonomi di Tengah Cuaca Ekstrem, Nelayan Jember Bertaruh Nyawa Terjang Ombak 3 Meter

2 bulan lalu

Perahu Nelayan Hancur Dihantam Ombak di Pantai Paseban Jember, 1 Tewas 3 Hilang

3 bulan lalu

Diterjang Ombak Besar, 2 Perahu Nelayan Tenggelam di Pantai Pancer Puger Jember

3 bulan lalu

Gelombang 5 Meter Terjang Pantai Trisik Kulonprogo, Bangunan TPI hingga Pos SAR Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal