Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Ancam Sejumlah Perairan RI 4-7 Agustus
Advertisement . Scroll to see content

Gelombang 5 Meter Terjang Pantai Trisik Kulonprogo, Bangunan TPI hingga Pos SAR Rusak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:57:00 WIB
Gelombang 5 Meter Terjang Pantai Trisik Kulonprogo, Bangunan TPI hingga Pos SAR Rusak
Gelombang tinggi di Pantai trisik, Kulonprogo merusak sejumlah warung dan pos SAR. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.idGelombang tinggi menerjang kawasan Pantai Trisik, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (11/8/2026). Ombak tinggi yang mencapai 5 meter memicu gelombang pasang hingga menggerus daratan dan merusak belasan fasilitas umum serta warung milik warga.

Dahsyatnya hempasan air laut membuat para pedagang di sepanjang pesisir Pantai Trisik panik dan mengamankan barang-barang dagangan mereka sejak Selasa pagi hingga sore. 

Terjangan abrasi kali ini berlangsung sangat cepat. Luapan air laut mengikis garis pantai hingga beberapa kavling lahan di kawasan wisata tersebut hilang tergerus air. 

Fasilitas publik yang terkena dampak langsung di antaranya Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Tempat Observasi Penyu, warung makan, fasilitas kamar mandi, kolam renang, hingga taman rekreasi. 

Seorang pedagang Pantai Trisik, Sudarsih mengatakan, warungnya terpaksa dibongkar demi menyelamatkan barang yang masih bisa dipakai.

"Ya, mau tidak mau saya harus pindahkan barang-barang ke tempat yang lebih aman karena daratan di depan warung terus tergerus laut," ungkap Sudarsih, Selasa (11/8/2026). 

Upaya warga dan pihak terkait menanam pohon mangrove guna menahan erosi pesisir pun belum membuahkan hasil lantaran bibit tanaman berulang kali mati diterjang garam dan ombak keras. 

Anggota SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Pantai Glagah, Rico Bangun Anggara menjelaskan, peningkatan tinggi gelombang di perairan laut selatan Kulonprogo terjadi sangat signifikan.

"Tinggi gelombang saat ini mencapai sekitar 5 meter. Bahkan gelombang pasang sempat meluap menyeberangi badan jalan dan mengenai Pos Pantau SAR Wilayah V. Untuk di Pantai Trisik sendiri, setidaknya empat warung rusak dan abrasi tercatat maju sekitar 5 hingga 7 meter," jelas Rico Bangun Anggara. 

Rico menambahkan, abrasi daratan tersebut kini mulai mengancam ketahanan jalan utama dan permukiman warga di sekitar area pantai.

Berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), status gelombang di perairan selatan Jawa saat ini berada pada kategori berbahaya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut