Cerita Penumpang Selamat tentang Detik-Detik Kecelakaan Maut Bus di Pagaralam

Antara
Amri Wijaya
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan bus maut di Pagaralam. (Foto: SINDOnews)

Lalu pukul 23.30 WIB, di salah satu jembatan di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, bus Sriwijaya dengan tujuan Bandarlampung sempat berhenti sesaat karena sopir bus mendengar seperti ada bunyi yang jatuh.

Aji mengatakan, sopir bus Sriwijaya dengan tujuan Bandarlampung itu mengira ada yang jatuh dari bagasi bus yang dikendarainya. Setelah dicek ternyata bagasi bus tetap dalam kondisi tertutup dan tidak ada barang bawaan yang terjatuh. Sopir bus kemudian kembali melanjutkan perjalanan.

Merasa tertinggal dari iring-iringan, sopir bus Sriwijaya tujuan Bandarlampung tersebut berusaha menyusul bus Sriwijaya tujuan Kota Palembang yang ada di depannya. Namun setelah beberapa jauh tetap saja bus Sriwijaya tujuan Kota Palembang itu tidak terlihat.

"Sopir yang tujuan Bandarlampung ini langsung berusaha mengejar tapi tidak ketemu lagi. Sopir itu tanya-tanya juga sama sopir lain dari arah berlawanan ada tidak melihat bus Sriwijaya satu lagi (tujuan Palembang), tapi tidak ada yang melihat," kata Aji.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 tahun lalu

Korban Tewas Kecelakaan Bus Sriwijaya di Pagaralam Bertambah Jadi 28 Orang

7 tahun lalu

Tewaskan 24 Penumpang, Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Pagaralam

3 hari lalu

Gempa Dangkal Guncang Enggano Bengkulu, Cek Magnitudonya! 

20 hari lalu

Terungkap! Ini Ciri-Ciri Jasad di Pulau Enggano Bengkulu, Kondisi Wajah Sudah Rusak

27 hari lalu

Gempa Hari Ini M4,4 Guncang Kaur Bengkulu, Getaran Terasa hingga OKU Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal