Covid-19 di India Memburuk, Tentara Dikerahkan Bantu Rumah Sakit

Syarifudin
Kremasi sejumlah jenazah di sebuah tempat di India. (Foto: Ist)

Di beberapa kota yang paling parah terkena dampak, mayat-mayat dibakar di fasilitas darurat yang menawarkan kremasi massal.

Negara bagian selatan Karnataka, rumah bagi kota teknologi Bengaluru, memerintahkan penguncian 14 hari mulai Selasa, bergabung dengan negara bagian industri barat Maharashtra, di mana penguncian berlangsung hingga 1 Mei, meskipun beberapa negara bagian juga ditetapkan untuk mencabut langkah-langkah penguncian minggu ini.

Pengekangan tambal sulam, yang dipersulit karena adanya pemilu lokal dan pertemuan festival massal, dapat memicu wabah di tempat lain. Infeksi meningkat sebesar 352.991 dalam 24 jam terakhir, dengan rumah sakit yang ramai kehabisan pasokan oksigen dan tempat tidur.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perluas Distribusi Bright Gas di Sumsel, Ini yang Dilakukan Pertamina 

57 tahun lalu

Gambaran Dahsyatnya Wabah Covid India, Pasien Loncat dari RS dan Mayat Jatuh dari Ambulans

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 3 Orang yang Loloskan WNI dari India tanpa Karantina

57 tahun lalu

Pekan Kedua Ramadan, BI Ingatkan Warga Sumsel Waspada Uang Palsu

57 tahun lalu

Jelang Larangan Mudik, Polisi Razia di Jalintim Indralaya Sumsel  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal