Diduga Dianiaya Kakak Tingkat, Santri di Prabumulih Tewas dengan Lebam di Wajah dan Perut

Era Neizma Wedya
Masnawati melaporkan dugaan penganiyaan yang menimpa anaknya hingga tewas. (Foto: Ist)

Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Jailili didampingi Kanit PPA Iptu Sardinata mengakui pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban terkait kasus dugaan penganiayaan yang berujung kematian santri. “Laporannya sudah kita terima, dan sejauh ini kasusnya masih kita dalami,” katanya.

Kepala Bidang Pendidikan Pesantren Al Furqon Zahyudi mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian. Menurutnya, pihaknya mendukung proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian dengan telah menyerahkan barang bukti yang dibutuhkan aparat kepolisian. “Semua (bukti) telah kami serahkan, termasuk rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian,” katanya.

Pengurus Pondok Pesantre Al Furqon telah berkomitmen tidak boleh ada aksi kekerasan dalam lingkungan ponpes. Namun saat ditanya mengenai kronologis kejadian, Zahyudi enggan berkomentar. “Untuk lebih jelas silahkan ke polres saja mas,” katanya. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Berantas Begal yang Meresahkan, Ini Perintah Kapolda Sumsel

57 tahun lalu

Irjen Pol Toni Harmanto Akan Basmi Premanisme dan Narkoba di Sumsel

57 tahun lalu

Percepat Vaksinasi, Polres Prabumulih Undang 650 Warga untuk Disuntik Vaksin

57 tahun lalu

Anggota DPRD Prabumulih Minta Dinkes Dievaluasi, Lelet Bayar Insentif Nakes

57 tahun lalu

Wali Kota Ditegur Mendagri, Pemkot Prabumulih Segera Bayar Insentif Nakes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal