Hilirisasi Batu Bara di Muara Enim Tekan Subsidi APBN dan Serap Ribuan Tenaga Kerja

Dede Febriansyah
Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya di Muara Enim, Sumsel, Senin (24/1/2022). (Foto: Dede F)

"Kalau semua LPG nanti distop dan semuanya pindah ke DME, duitnya besar sekali, Rp6-7 triliun itu akan bisa dikurangi subsidinya dari APBN, ini yang terus kita kejar selain kita bisa memperbaiki neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan kita karena tidak impor, memang banyak," kata Jokowi.

Diakuinya, proyek hilirisasi tersebut sebagai upaya untuk memutus kenyamanan atas impor yang sudah berpuluh-puluh tahun dilakukan.

"Ini perintah sudah enam tahun lalu saya sampaikan, tapi memang kita ini sudah berpuluh-puluh tahun nyaman dengan impor, ada yang nyaman dengan impor, memang duduk di zona nyaman itu memang enak, rutinitas impor terus dilakukan, tidak berpikir bahwa negara sudah dirugikan, rakyat dirugikan karena tidak terbuka lapangan pekerjaan," katanya.

Ia mengakui, lapangan pekerjaan akan muncul dengan adanya proyek ini. "Kalau ada lima investasi seperti yang ada di hadapan kita ini, 70.000 lapangan pekerjaan yang akan tercipta, itu yang langsung, yang tidak langsung bisa 3 kali lipat," kata Jokowi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Amerika Dukung Hilirisasi Batu Bara di Muara Enim, Nilai Investasi Capai Rp33 Triliun

57 tahun lalu

Membanggakan, Proyek Hilirisasi Batu Bara Dimulai di Sumsel

57 tahun lalu

Presiden Jokowi Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara Menjadi Dimetil Eter

57 tahun lalu

Proyek Hilirisasi Batu Bara Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja dan Pangkas Subsidi LPG

57 tahun lalu

Investasi APCI di Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi Terbesar ke-2 dari AS setelah Freeport

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal