Kasus Pelecehan Mahasiswi Unsri, BEM Minta Oknum Dosen Mendapatkan Sanksi

Dede Febriansyah
BEM-KM Unsri terus mengawal kasus dugaan pelecehan terhadap mahasiswi. (Foto: Ilustrasi/ist)

Selain mengawal korban menjalani BAP dan bertemu psikiater, Tim Satgas juga telah melakukan pertemuan dengan advokat, tim kampus sehat dan mempelajari kajian kode etik Unsri.

"Kami juga ada Forum Srikandi Sriwijaya yang menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk pelecehan seksual di kampus," kata Rahmad.

Bahkan, kata Rahmad, BEM-KM telah melayangkan surat audiensi kepada pihak rektorat Unsri agar segera memutuskan sanksi bagi terduga pelaku pelecehan.

"Meskipun pada audiensi pertama, pihak rektorat berjanji akan menyelesaikan kasus ini dengan seadil-adilnya, kami tetap mengajukan audiensi lagi untuk meminta keputusan konkret," ucap Rahmad.

Meskipun begitu, lanjut Rahmad, surat audiensi kedua telah dilayangkan namun belum direspons Rektorat Unsri. Begitu juga dengan surat audiensi ketiga yang juga belum menemui kesepakatan untuk segera membahas dan memutuskan perkara ini.

"Kami ingin transparansi penyelesaian perkara ini. BEM-KM Unsri telah menerima surat kuasa dari korban sehingga mempunyai hak untuk mengetahui dan mengakses segala informasi mengenai perkara ini," katanya.

Sebelumnya, beredar informasi mahasiswi yang mengaku dilecehkan oknum dosen saat konsultasi tentang skripsi. Dalam penuturannya, korban dipeluk dan lainnya yang membuatnya trauma.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buruh Minta Gubernur Sumsel Naikkan UMP Sesuai KLHB

57 tahun lalu

Curah Hujan Meningkat, BPBD Sumsel Siagakan Perahu Karet Antisipasi Banjir

57 tahun lalu

Polda Sumsel Gelar Operasi Zebra Musi, Sasarannya Pelanggar Lalu Lintas dan Prokes

57 tahun lalu

Jembatan Ampera Sering Jadi Sasaran Vandalisme, Ini Kata BBPJN Sumsel

57 tahun lalu

Memprihatinkan, Sumsel Urutan Kedua Tingkat Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal