Ketua KPK Curiga Dana Covid-19 Disalahgunakan untuk Pilkada

Antara
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ) Firli Bahuri di Palembang, Sumsel (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengunjungi Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Kehadirannya untuk menghadiri acara Evaluasi Program Pemberantasan Terintegrasi dan Penandatanganan Kesepakatan Pemanfaatan Aset, di Palembang, Kamis (9/7/2020).

Dalam acara itu, Firli mengatakan, KPK mensinyalir sejumlah oknum bupati/wali kota sengaja memperbesar alokasi dana penanganan Covid-19 untuk pencitraan pribadi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Firli tak membantah jika dana Covid-19 sangat rawan penyalahgunaan. Penyalahgunaan terjadi karena pemerintah menganggarkan dana Covid-19 untuk program jaring pengaman sosial dalam bentuk bantuan tunai langsung.

"Dana Covid-19 rawan disalahgunakan. Kepala daerah yang akan bertarung di pilkada memanfaatkan momen tersebut dengan sengaja membagi-bagikan sendiri bantuan sehingga seolah-olah merupakan bantuan pribadi. Padahal dana bansos itu bersumber dari APBD dan APBN," kata Firli.

Mantan Kapolda Sumsel ini menambahkan, KPK tidak akan tinggal diam jika ada kepala daerah yang bertindak melawan hukum.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dugaan Suap Muktamar NU, PCNU Sekadau Kembalikan Uang dan Serahkan Bukti ke KPK

10 hari lalu

KPK Geledah Rumah Kontraktor Kakak Bupati Pohuwato Diduga terkait OTT Bupati Bolmut

14 hari lalu

Sekda Banyumas Ajukan Pengunduran Diri di Tengah Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Unsoed

15 hari lalu

KPK Geledah Rumah Dirjen PPTR BPN Lampri Nurdin di Nganjuk

15 hari lalu

Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, KPK Bawa Sejumlah Berkas Dokumen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal