Taliban Peringatkan Amerika Tak Ikut Campur terkait Memperlakukan Perempuan

Muhaimin
Taliban meminta Amerika Serikat tidak mencampuri cara mereka memperlakukan perempuan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Tapi kita tidak boleh mengubah budaya satu sama lain karena kami tidak bermaksud mengubah budaya Anda, Anda tidak boleh mengubah budaya kami," ujarnya.

Shaheen juga menggambarkan penarikan militer AS dari Afghanistan sebagai penutupan satu babak dalam sejarah negara itu.

"Kami telah menutup satu babak. Bagi kami itu adalah pendudukan. Kami mengakhiri itu, kami melakukan perlawanan," katanya. "Tapi sekarang sudah ditutup. Itu masa lalu. Kita harus fokus ke masa depan yang lebih baik untuk mereka dan kita."

Komentar Shaheen muncul ketika laporan muncul bahwa pemerintah baru Afghanistan akan segera diumumkan di Kabul. Salah satu pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar, akan bertanggung jawab atas itu.

Beberapa sumber orang dalam Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah sementara Afghanistan hanya akan terdiri dari anggota Taliban, berisi 25 kementerian dan dewan konsultatif dari 12 cendekiawan Muslim.

Di level kepemimpinan atas, Baradar akan bergabung dengan Mullah Mohammad Yaqoob, putra Mullah Omar—salah satu pendiri Taliban.

"Semua pemimpin puncak telah tiba di Kabul, di mana persiapan sedang dalam tahap akhir untuk mengumumkan pemerintahan baru," kata seorang pejabat Taliban kepada Reuters yang berbicara dengan syarat anonim.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

17 Orang Tewas saat Taliban Rayakan Jatuhnya Provinsi Panjshir dengan Tembakan

57 tahun lalu

Tiba di Palembang, Kapolda Sumsel yang Baru Disambut Para Pejabat Utama

57 tahun lalu

BPN Sumsel Target Sertifikasi 400.000 Bidang Tanah Selesai 2025

57 tahun lalu

Taliban Klaim Rebut Provinsi Terakhir Panjshir, Kendalikan Seluruh Afghanistan

57 tahun lalu

Penyebaran Covid-19 di Sumsel Turun Signifikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal