Wamendag Tegaskan Kripto Bukan Mata Uang tapi Komoditas yang Diperdagangkan

Dede Febriansyah
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga memantau stok dan harga komoditas bahan pokok di Palembang, Senin (25/3/2022). (Foto: Dede F)

Ia menambahkan, tidak ada selain rupiah yang bisa dijadikan alat pembayaran, dan ketika kripto ditetapkan sebagai komoditas maka yang mengatur adalah Kementerian Perdagangan.

"Banyak komoditas di Indonesia yang diatur, mulai dari bahan pokok penting sampai digital diperdagangkan, mulai dari minyak goreng sampai kripto diperdagangkan," katanya.

Bahwa kripto bukan alat bayar, sambungnya, karena itu ketika kripto bukan alat bayar maka penyebutan bukan crypto currency, maka menjadi crypto asset. Sebagai aset, kripto bisa menjadi sumber pendapatan baru namun tetap harus dalam koridor pengawasan yang ketat. "Kripto bisa jadi kompetensi di Indonesia," katanya.

Caranya, sambung Jerry, harus dimobilisasi, harus mengatur dan membentuk ekosistem yang baik, membantu regulasi yang baik, karenanya kita sering lakukan rapat atau meeting dengan banyak stakeholder.

Mengenai alasan perlunya diatur, Jerry menyebutkan, nilai perdagangan yang fantastis menjadi sebab kenapa crypto aset perlu ada payung hukum untuk melindungi semua pihak. "Bagaimana ini dimajukan melalui sosialisasi, karena banyak yang belum tahu 100 persen potensi dari kripto ini," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PB Persinas ASAD Gelar Konsolidasi di Sumsel, Ini yang Dibahas

57 tahun lalu

Hitungan Hari Jelang Ramadan, Segini Kasus Baru Covid-19 di Sumsel

57 tahun lalu

Menjelang Ramadan, Pengamanan Rutan dan Lapas di Sumsel Diperketat

57 tahun lalu

Dibina Brimob Polda Sumsel, Remaja Pelaku Tawuran dapat Pelatihan Musik hingga Bercocok Tanam

57 tahun lalu

Sempat Dirawat, Korban Penganiayaan Oknum Polisi di Sumsel Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal