20 Alat Musik Tradisional dari Sumatera Utara, Nomor 4 untuk Panggil Roh saat Ritual

Reza Rizki Saputra
Alat Musik tradisional dari Sumatera Utara (Foto: Dok Kemendikbud)

17. Balobat

View this post on Instagram

A post shared by sadatendi.art (@sadatendi.art)

Balobat atau bisa yang disebut dengan 'beluat' merupakan alat musik tradisional suku Karo, salah satu sub-etnik Batak yang berada di utara Danau Toba. Bentuknya menyerupai suling dan terbuat dari seruas pucuk bambu berukuran sejengkal jari tangan.

Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup. Balobat memiliki lubang nada sebanyak enam buah dan bisa dimainkan secara solo maupun ansambel. Balobat punya tangga nada lagu minor maupun mayor dan menciptakan susunan nada pentatonik yang melankolis bergaya khas budaya Karo.

18. Sarune

Sarune merupakan salah satu alat musik tradisional khas suku Batak Karo dan Toba di Sumatera Utara. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini merupakan melodi dalam ansambel dari Gendang Lima Sedalanen.

Sarune tergolong dalam aerophone atau alat musik tiup yaitu alat musik yang menghasilkan bunyi akibat getaran udara. Masyarakat adat Batak Karo dan Toba memakai Sarune di dalam acara khusus, seperti upacara adat, pernikahan, kematian dan lain sebagainya.

19. Keteng-keteng

Keteng-keteng merupakan alat musik pukul tradisional dari Suku Karo, Sumatera Utara. Berbahan dasar bambu, Keteng-keteng memiliki panjang sekitar 50 cm dengan senar dari kulit bambu itu sendiri.

Alat pemukulnya pun terbuat dari potongan bambu yang terdiri dari dua buah. Keteng-keteng dimainkan dengan cara ditabuh seperti drum. Alat musik ini menghasilkan suara khas dari perpaduan suara yang unik antara sumbu bambu yang dipukul dan senar.

20. Odap

Alat musik tradisional dari Sumatera Utara berikutnya yaitu Odap. Odap merupakan alat musik dari Batak Toba berupa gendang dari dua sisi yang berperan sebagai pembawa ritme variable. Instrumen ini dimainkan untuk lagu-lagu tertentu dalam gondang sabangunan serta sering digunakan saat pawai. Cara memainkannya adalah bagian gendangnya dijepit dengan kaki, kemudian dipukul dengan alat pukul. Bunyi yang dihasilkan yakni dap dap.

Nah , itu dia uraian mengenai alat musik tradisional dari Sumatera Utara yang unik dan beragam.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pengamat Sebut Kunjungan Wapres Gibran ke Sumut Urai Sumbatan Lintas Kementerian Pascabencana

6 hari lalu

Terimbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 20 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Dibatalkan

8 hari lalu

Wapres Gibran Datang ke SMAN 1 Barus Tapteng, Pastikan Pemulihan Pendidikan Pascabencana

11 hari lalu

Gunung Sinabung Meletus Hari Ini, Muntahkan Abu Tebal Setinggi 1 Km ke Langit

11 hari lalu

Gunung Sinabung Kembali Erupsi setelah 4 Tahun, PVMBG Minta Warga Tetap Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal