20 Alat Musik Tradisional dari Sumatera Utara, Nomor 4 untuk Panggil Roh saat Ritual

Reza Rizki Saputra
Alat Musik tradisional dari Sumatera Utara (Foto: Dok Kemendikbud)

3. Aramba

Aramba merupakan alat musik tradisional Sumatera Utara yang berasal dari Nias dan masih satu keluarga dengan Gong. Alat musik ini terbuat dari bahan logam berjenis kuningan atau perunggu. Banyak sejarawan berpendapat bahwa aramba berasal dari Jawa dan merupakan hasil dari proses pertukaran atau barter. Tetapi tidak ada bukti pasti mengenai hal tersebut, semua itu masih menjadi perdebatan beberapa pihak. Aramba terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan bentuk dan fungsinya, di antaranya;

Aramba yang berukuran kecil atau standar. Biasanya aramba jenis ini memiliki ukuran berdiameter 40-50 cm.
Fatao. Aramba dengan ukuran sedang, namun seringkali digunakan untuk mengiringi upacara pernikahan.
Hongo. Aramba jenis ini memiliki ukuran relatif besar, berdiameter sekitar 60-90 cm yang digunakan oleh kaum bangsawan.

Aramba dimainkan dengan cara dipukul pada bagian tengah yang menonjol layaknya gong. Bunyi yang dihasilkan pun berbeda, semakin kecil bunyi yang dihasilkan akan lebih keras. Sedangkan aramba berukuran besar akan menghasilkan bunyi yang berdengung layaknya gong pada umumnya.

4. Garantung 

Garantung berasal dari suku Batak Toba di Tapanuli, Sumatera Utara. Alat musik tradisional Garantung terbuat dari bilah-bilah kayu yang digantung. Alat musik ini terdiri dari 7 wilahan yang digantungkan di atas kotak yang berfungsi sebagai kotak resonator. Alat musik ini dapat dimainkan sebagai alat musik ansambel maupun alat musik tunggal. Jika sebagai alat musik ansambel, garantung dimainkan dalam kesenian uning-uningan yang berfungsi sebagai pemanggil roh dalam sebuah ritual.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kantongi 12 Dukungan Pengcab, Hidayat Batubara jadi Calon Tunggal Ketua POBSI Sumut

57 tahun lalu

Natal di Tengah Bencana, Polri Ubah Posko Pengungsian jadi Tempat Ibadah Sementara

57 tahun lalu

1.000 Unit Hunian Tetap Disiapkan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut

57 tahun lalu

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumatra Bertambah jadi 1.016 Orang, 212 Hilang

57 tahun lalu

LAZ Gerakin Salurkan Bantuan Ribuan Paket Logistik ke Korban Banjir Aceh dan Sumut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal