Bayi Lahir Cacat Bertambah di Madina, Bupati: Terpapar Merkuri dari Tambang Emas Ilegal

Stepanus Purba
Ilustrasi bayi. (Foto: Okezone)

MEDAN, iNews.id – Kelahiran bayi dalam kondisi cacat organ belakangan sering terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Penambangan emas ilegal yang menjamur di daerah ini selama dua tahun terakhir ditengarai menyebabkan fenomena tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Madina Dahlan Hasan melalui surat edaran Bupati Nomor 540/3521/TUPIM/2019 tentang Pertambangan Liar. Dahlan menjelaskan bahwa kelahiran sejumlah bayi yang mengalami cacat organ karena terpapar zat merkuri yang digunakan dalam kegiatan penambangan emas.

Kelainan bayi cacat itu bermacam-macam, mulai dari bayi dengan kondisi usus di luar (gastroschisis), bayi bermata satu atau cyclopia, hingga anencephaly atau kelainan pada tengkorak kepala. Dahlan pun meminta kepada seluruh pejabat Pemkab Madina untuk mengawasi masyarakat yang membuka tambang ilegal.

Dahlan Hasan saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya sengaja menerbitkan surat edaran itu agar masyarakat menghentikan kegiatan penambangan secara liar. Kegiatan penambangan liar ini tidak hanya merusak lingkungan, namun juga bagi manusia yang terpapar langsung zat merkuri.

“Iya karena terkadang ibunya lagi kerja di tempat mesin (pemisah) emas, sehingga walau bagaimana pun mereka pasti terkena imbas dari merkuri itu,” kata Dahlan, Selasa (19/11/2019) malam.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
12 hari lalu

4 Korban Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas di Pohuwato Dimakamkan, Ini Identitasnya

23 hari lalu

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Luwu Ricuh, 3 Mobil Polisi Rusak

26 hari lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

26 hari lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

1 bulan lalu

Kejati Sulut Ungkap 3 Titik Penggeledahan di Manado dengan Temuan Fantastis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal