Bayi Lahir Cacat Bertambah di Madina, Bupati: Terpapar Merkuri dari Tambang Emas Ilegal

Stepanus Purba
Ilustrasi bayi. (Foto: Okezone)

Dahlan menjelaskan, selama dua tahun terakhir, tambang emas liar milik masyarakat terus bermunculan di Madina. Jumlahnya semakin banyak. “Banyak tambang ilegal. Tidak hanya satu tempat, tapi banyak tempat. Kalau dulu di daerah pedalaman, kalau sekarang di pinggir jalan-jalan berani mereka,” katanya.

Terkait dengan upaya penertiban tambang emas ilegal ini, Dahlan Hasan mengaku tidak dapat menyelesaikannya sendirian. Dahlan mengaku sudah meminta pemerintah pusat untuk ikut turun tangan mengatasi persoalan tambang liar.

“Tidak hanya Pemkab Madina, tidak hanya Pemprov Sumut. Pemerintah pusat juga bisa membantu sehingga ini bisa segera kita berhentikan dan cari jalan keluarnya,” kata Dahlan.

Meskipun demikian, Dahlan meminta agar tambang emas ini tidak ditutup sepenuhnya. Hal ini karena masih banyak masyarakat Madina yang hidup dari hasil penambangan emas. Dia menekankan perlu ada solusi terkait kasus itu. “Kalau saya bermohon, titik-titik tambang rakyat itu ada, tapi mestinya jangan kimia,” ujar Dahlan.

Dahlan mengaku selama ini tidak bisa menghalangi masyarakat saat mengelola tambang ilegal. Sebab, wilayah penambangan itu memang milik masyarakat.

“Kalau imbauan sudah berkali-kali kami sampaikan melalui pemuka agama, melalui tokoh adat. Ini juga sudah berulang kali disampaikan dalam ceramah-ceramah. Makanya saya mohon pemerintah pusat, provinsi, TNI dan Polri, bersatu lah,” kata Dahlan.

Dahlan menambahkan, terkait masalah ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan berkunjung ke Madina dalam waktu dekat. Mereka akan mencari solusi dari permasalahan tambang emas ilegal itu dan berdialog dengan warga.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
13 hari lalu

4 Korban Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas di Pohuwato Dimakamkan, Ini Identitasnya

23 hari lalu

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Luwu Ricuh, 3 Mobil Polisi Rusak

26 hari lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

27 hari lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

1 bulan lalu

Kejati Sulut Ungkap 3 Titik Penggeledahan di Manado dengan Temuan Fantastis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal