Gubernur Sumut Edy Minta Petugas Bansos Bekerja Jujur Tidak Kurangi Bantuan

Stepanus Purba
Anggota DPRD Sumatera Utara Rony Reynaldo Situmorang mengamuk saat sidak bantuan paket sembako dan menemukan jumlahnya berkurang. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)A

MEDAN, iNews.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta para petugas dan penyedia barang bantuan sosial (Bansos) berupa sembako kepada masyarakat miskin dan terdampak Covid-19 bekerja jujur dan penuh tanggung jawab dengan tidak mengurangi kualitas dan kuantitas Bansos. Bansos tersebut juga harus dipercepat penyalurannya, agar dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Pak Gubernur meminta anggota Gugus Tugas yang ditunjuk agar benar-benar menjaga kualitas dan kuantitas seluruh bansos (jika ada yang tidak sesuai agar dikembalikan kepada penyedia untuk disesuaikan dengan standar). Selain itu, penyaluran bansos juga harus tepat sasaran dan tepat waktu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Selasa (19/5/2020).

Irman menyampaikan, untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyalurkan bansos berupa paket sembako kepada 1.321.426 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 33 kabupaten/kota. Bansos tersebut bersumber dari refocusing anggaran APBD Pemprov Sumut sebesar Rp300 miliar.

Menurutnya, Jaring Pengaman Sosial (JPS) ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan pantas menerima bantuan atau keluarga prasejahtera, sesuai dengan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). DTKS digunakan sebagai pedoman jumlah penerima bantuan. Tetapi dalam penyalurannya diperhatikan kondisi calon penerima.

Apabila ternyata kondisi keluarga tersebut tidak pantas menerima (walaupun termuat dalam DTKS), maka tidak diberi bantuan dan dikeluarkan dari daftar.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 hari lalu

Ratusan Warga di Jombang Dicoret Bansos gegara Dituduh Judol hingga Salah Desil

10 hari lalu

Miris! Tukang Tambal Ban di Blora Dicoret Bansos karena Terdata Punya Mobil

13 hari lalu

Dituduh Terlibat Judol, IRT di Blora Dicoret dari Bansos hingga Batal Operasi Tumor

13 hari lalu

Lansia di Pekalongan Tak Lagi Dapat Bansos karena Terindikasi Judol, Padahal Tak Punya HP

18 hari lalu

Ironi Tukang Becak di Kulonprogo Masuk Desil 9, Dicoret Bansos hingga Anak Batal Kuliah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal