Isu Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah Sitorus Jadi Tersangka, Ini Kata KPK

Antara
Kantor KPK (Foto:Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan sedang melakukan penyidikan atas dugaan kasus korupsi di Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut). Hal ini sekaligus menjawab isu penetapan Bupati Labura Kharuddin Syah Sitorus menjadi tersangka dalam kasus dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P 2018.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, penyidikan itu merupakan pengembangan dari perkara suap dana perimbangan daerah yang sebelumnya menjerat mantan pejabat Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.

"Benar, saat ini tim penyidik KPK sedang melakukan penyidikan terkait dengan kasus pengembangan perkara berdasarkan fakta-fakta hukum dari perkara atas nama terpidana Yaya Purnomo yang perkaranya telah selesai ditangani KPK," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Ali merespons adanya informasi yang menyatakan lembaganya telah menetapkan seorang kepala daerah terkait dengan pengembangan penyidikan kasus dana perimbangan tersebut. Tim penyidik KPK lanjut dia, sedang tahap pengumpulan alat bukti, termasuk memeriksa sejumlah saksi terkait dengan kasus di Kabupaten Labura tersebut.

Saat ini, KPK belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah disampaikan, kebijakan pimpinan KPK soal pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Eks Jubir KPK Johan Budi Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

16 hari lalu

Geledah Disdikbud Bogor, KPK Angkut 2 Koper Kasus Potong Upah Pegawai Rp1,5 Miliar

18 hari lalu

Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Ditahan KPK usai Diperiksa 7,5 Jam

20 hari lalu

Geledah Rektorat Unsoed, KPK Sita Barang dan Dokumen 

20 hari lalu

KPK Sita Dokumen Rektorat Unsoed terkait Kasus Suap, Ini Kata Plt Rektor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal