"Waktu itu yang bersangkutan sedang beristirahat dan senpi yang bersangkutan diletakkan di tasnya. Saat sadar tasnya sudah terbuka, dicek siapa yang mengambil ternyata adalah istrinya. Ketika dicek ke kamar mandi sempat ada sedikit komunikasi, lalu terdengar ledakan," katanya.
Petugas yang menerima laporan sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Jenazah Winda kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian.
Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumut bersama penyidik masih mendalami peristiwa tersebut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.