"Saya termasuk yang diperiksa di Polrestabes Medan kemarin," ungkap Ilhamsyah.
Menurutnya, kedatangan penyidik KPK ke Kantor Dinas Pendidikan Langkat dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Kedatangan KPK untuk menggeledah tidak ada pemberitahuan," katanya.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim. Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan enam orang lainnya di wilayah Langkat, Binjai, dan Medan. Mereka terdiri atas seorang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Langkat dan lima orang dari pihak swasta.
Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita uang tunai sekitar ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan suap proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat. KPK masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri aliran dana serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat.