Pencarian 6 Korban Longsor di Nias Dihentikan akibat Cuaca Buruk

Iman Jaya Lase
Tim SAR gabungan dan warga mencari enam korban longsor dengan peralatan manual di Desa Sukamayu Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). (Foto: iNews.id/Iman Jaya Lase)

NIAS, iNews.id – Pencarian enam korban yang tetimbun longsor di Desa Sukamayu Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dihentikan sementara akibat terkendala cuaca buruk.

Longsor yang terjadi pada Sabtu (10/11/2018) itu menimbun tujuh orang dan satu korban di antaranya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas gabungan dari Basarnas dan TNI/Polri terpaksa menghentikan sementara pencarian keenam korban karena di lokasi dilanda hujan deras dan diselimuti kabut tebal. Kondisi itu membuat petugas tidak berani mendekat untuk menghindari terjadinya longsor susulan. Proses evakuasi masih menggunakan peralatan manual seperti sekop, parang dan senso.

Anggota Pos SAR Nias, Nirwan Ndraha mengatakan, informasi yang diterimanya Pemkab Nias sudah mengerahkan alat berat ekskavator ke lokasi namun sampai saat ini belum tiba. “Infonya alat berat tersebut dalam kondisi rusak,” katanya, Senin (12/11/2018).

Dia mengatakan, tim gabungan yang berada di lokasi tanah longsor tidak dapat bekerja maksimal akibat tidak adanya peralatan yang memadai terlebih alat berat yang dijanjikan pemerintah daerah ditambah cuaca buruk dan kabut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

2 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

3 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karo Sumut, Cek Magnitudonya!

4 hari lalu

Viral Camat Protes Bantuan Gempa, Pemkab Manggarai Timur Buka Suara

4 hari lalu

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 91 Orang, 1.286 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal