Penjelasan Angkasa Pura Pascaviral Calon Penumpang Ngamuk Ditanya Tes PCR di Bandara Kualanamu

Wahyudi Aulia Siregar
Tangkapan Layar Video Viral Calon Penumpang Pesawat di Bandara Kualanamu Ngamuk

Dikarenakan mereka kelompok dan tidak ingin terpisah penerbangannya, mereka tetap memaksakan agar mereka  yang tidak layak terbang tersebut tetap berangkat dengan menggunakan hasil antigen walau baru mendapatkan vaksin dosis pertama. Dia pun menegaskan dalam hal ini tidak ada tawar menawar karena terkait dengan melaksanakan aturan pemerintah dalam rangka menekan tingkat penyebaran virus Covid-19

"Kalaupun ada toleransi itu hanya sebatas wajib/tidaknya menunjukan surat vaksin. Untuk yang tidak wajib menunjukan surat vaksin yakni hanya berlaku untuk anak dibawah 12 tahun dan penderita penyakit bawaan/komorbit, itu pun keduanya wajib melakukan pemeriksaan RT PCR 3x24 jam," pungkasnya.

Chandra mengatakan persyaratan yang hanya menujukan hasil RT PCR/Antigen ditambah surat vaksin minimal dosis pertama hanya berlaku untuk penerbangan tujuan selain dari dan ke Pulau Jawa dan Bali. 

Sebagai solusi, pihaknya sudah memfasilitasi para penumpang tersebut untuk melakukan koordinasi dengan pihak maskapai dan akhirnya oleh pihak airline mereka tetap diberangkatkan dengan pesawat batik air ID 6891 pukul 19.00 wib, Mereka diberangkatkan setelah menjalani pemeriksaan PCR di Bandara Kualanamu untuk empat orang  yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama tersebut.

"Jadi terkait berita yang sedang viral tersebut perlu kami luruskan bahwa mereka yang dinyatakan tidak layak terbang dikarenakan baru mendapatkan vaksin dosis pertama dan harus melengkapi dengan hasil Negative RT PCR  3x24 jam sedang mereka hanya melampirkan hasil  negative RT Antigen. Sedangkan satu orang dinyatakan layak terbang karena sudah vaksin dosis 2 ditambah RT Antigen. Untuk penerbangan tujuan dari dan ke jawa dan bali wajib memakai RT PCR 3 X 24 jam untuk minimal  vaksin dosis pertama dan RT PCR 3 X 24 jam  AtauRT Antigen 1x24 jam untuk vaksin dosis kedua," ucapnya, 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
13 hari lalu

Viral Pengemudi Dikepung Massa hingga Mobil Dirusak di Sarolangun, Ternyata Ini Awal Masalahnya

1 bulan lalu

Viral! Demi Konten, Sopir Truk Ugal-ugalan Melaju Zig-zag di Surabaya

2 bulan lalu

Viral! Usai Menginap 2 Tamu Hotel di Bandung Gondol 3 Televisi Terekam CCTV

2 bulan lalu

Viral IRT Ngamuk di Kantor Advokat Karawang, Pengadilan Agama dan Peradi Buka Suara

2 bulan lalu

Viral MC Hajatan Dikeroyok hingga Pingsan di Sragen, Ini Penjelasan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal