Polda Sumut Usut Dugaan Korupsi PDAM Tirtanadi

Stepanus Purba
Gedung Kantor Ditreskrimsus Polda Sumut. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Polda Sumatera Utara mengusut dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi. Penyelidikan ini atas dugaan korupsi kontribusi pendapatan asal daerah (PAD) PDAM yang tak disetorkan ke Pemprov Sumut.

Dirreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana mengatakan, telah memeriksa saksi atas dugaan kasus korupsi tersebut. Kendati demikan, dia enggan merinci siapa dan berapa saksi yang telah diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut.

"Iya benar, ada pemeriksaan. Sekarang masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya kepada wartawan, Senin (2/3/2020).

Informasi yang diperoleh, dalam kasus ini Ditreskrimsus Polda Sumut memanggil mantan Kepala Direksi Keuangan PDAM Arif Haryadian. Ditemui usai keluar dari ruang penyidik, Arif mengaku jika dia diminta keterangan sebagai saksi.

Menurutnya, penyelidikan ini berkaitan dengan kontribusi PAD PDAM. Sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2018 dalam Pasal 50 disebutkan, apabila PDAM Tirtanadi cakupan wilayahnya sudah mencapai 80% lebih atau sama, maka diwajibkan menyetor kontribusi PAD ke Pemprov Sumut sebesar 55% dari keuntungan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
11 hari lalu

Live TikTok Konten Pornografi demi Gift, Perempuan di Medan Ditangkap Polisi

12 hari lalu

Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Kerahkan 176 Personel Bantu Warga Terdampak

17 hari lalu

Driver Taksi Online di Deli Serdang Tewas Dirampok, Motif Pelaku Butuh Uang Beli Sabu

1 bulan lalu

Sindikat Online Scamming Internasional Digerebek di Medan, Korban Ditipu Rp6,7 Miliar

1 bulan lalu

Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno Rugikan Negara Rp5,1 Miliar, 3 Tersangka Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal