MEDAN, iNews.id- Warga yang tinggal di Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan diresahkan dengan keberadaan seorang predator seksual. Pasalnya, walau sudah dilaporkan ke Polsek Percut Seituan, pelaku masih bebas berkeliaran.
Salah seorang ibu korban pelecehan seksual berinisial N mengatakan anaknya yang baru berusia 10 tahun telah dicabuli pelaku sebanyak lima kali. Pelaku yang berinisial H merupakan tetangga korban.
"Kami telah melaporkan korban melalui Laporan Polisi: LP/ 2031/IX/2020/ SPKT Percut tanggal 23 September 2020 namun hingga hari ini pelaku masih bebas berkeliaran di rumahnya," katanya, Kamis (22/10).
N mengatakan aksi bejat pelaku terbongkar setelah anak korban mengaku kemaluannya dipegang-pegang oleh pelaku.
"Jadi, awalnya tanggal 13 September 2020, anakku yang jadi korban ngadu ke kakaknya," ucapnya.