Ratusan Sapi Mati Tertabrak Kereta di Sumut, KAI Minta Warga Tak Biarkan Ternak Berkeliaran

iNews
Ilustrasi, rel kereta api. (Foto: Dok. PT KAI).

MEDAN, iNews.id - Keberadaan hewan ternak di sekitar jalur kereta api menjadi persoalan yang terus terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Dalam lima tahun terakhir, sedikitnya 238 ekor sapi mati setelah tertabrak kereta api.

KAI Divisi Regional I Sumut mencatat kejadian tersebut berlangsung pada periode 2022 hingga 2026. Bahkan, sepanjang Januari sampai September 2026, sudah ada 49 ekor sapi yang mati akibat tertabrak kereta api.

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kerugian bagi pemilik ternak. Hewan yang tiba-tiba berada di atas rel juga berpotensi mengganggu perjalanan dan membahayakan keselamatan kereta api serta penumpang.

Manajer Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo mengatakan, masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel memiliki peran penting dalam mencegah kejadian tersebut.

“KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau masyarakat untuk tidak menggembalakan atau membiarkan ternak berkeliaran di sekitar jalur kereta api,” ujar Anwar, dikutip dari iNews Medan, Jumat (18/9/2026).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Fortuner Ringsek Ditabrak KA Ijen Express di Jember, Pengemudi Tewas

17 hari lalu

Tabrakan 2 Kereta Babaranjang di OKU Sumsel, 2 Lokomotif Terguling dan 12 Gerbong Terbalik

22 hari lalu

Dump Truk Terperosok di Jalur Ganda Mojokerto, 3 Perjalanan KA Terganggu

1 bulan lalu

Turun saat Kereta Mulai Jalan, Penumpang Terseret hingga Patah Kaki di Stasiun Caruban

2 bulan lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang di Surabaya Beralih ke Kereta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal