RSUD Rantauprapat Buka Suara soal Video Viral Pasien Diduga Ditolak, Ini Penjelasannya

iNews TV
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Rantauprapat, Dokter Yudha Sitorus memberikan klarifikasi terkait video viral dugaan penolakan pasien kritis di IGD. (Foto: iNews TV/Randi Kurniawan)

LABUHANBATU, iNews.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat membantah menolak pasien kritis yang videonya viral di media sosial. Pihak rumah sakit menyebut kejadian tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara petugas keamanan dengan pendamping pasien saat kondisi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sedang penuh.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Rantauprapat, Dokter Yudha Sitorus, menjelaskan saat kejadian jumlah pasien yang membutuhkan penanganan di IGD cukup banyak. Bahkan, pasien yang datang tidak hanya berasal dari Kabupaten Labuhanbatu, tetapi juga dari sejumlah kabupaten tetangga.

Menurutnya, kondisi IGD yang penuh membuat pihak rumah sakit harus mengatur penempatan pasien sesuai tingkat kegawatan dan ketersediaan fasilitas.

"Yang terjadi pada video viral itu sebenarnya bukan dilakukan penolakan. Karena pada dasarnya rumah sakit ini bukan hanya menerima pasien dari Labuhanbatu, tapi juga daerah lainnya," ujar Yudha.

"Jadi memang pasien yang datang hampir dari 6-7 kabupaten, sehingga IGD kami sering penuh. Kami sampaikan ke pasien, terpaksa untuk pasien dengan kondisi memungkinkan, kami tempatkan di kursi atau kursi roda dulu," katanya lagi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
22 jam lalu

Pasien Kritis Kecelakaan Kerja Ditolak RSUD Rantauprapat, Warga Meluapkan Protes

1 hari lalu

Viral Wanita Protes Pasien Diduga Tak Ditangani RSUD Rantauprapat, Alasan Rumah Sakit Penuh

30 hari lalu

Pasien RSUD dr Haryoto Lumajang Meninggal, Keluarga dan Rumah Sakit Beda Versi

1 bulan lalu

Respons Pasien BPJS Meninggal dan Viral Dibully Nakes, Menkes: Saya Merasa Gagal

1 bulan lalu

KKI Sentil Direktur RS Imbas Kasus Dokter dan Nakes Bully Pasien BPJS: Jangan Lepas Tangan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal