RSUD Rantauprapat Buka Suara soal Video Viral Pasien Diduga Ditolak, Ini Penjelasannya

iNews TV
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Rantauprapat, Dokter Yudha Sitorus memberikan klarifikasi terkait video viral dugaan penolakan pasien kritis di IGD. (Foto: iNews TV/Randi Kurniawan)

Dia mempertanyakan kondisi tersebut karena pasien datang dalam keadaan darurat dan membutuhkan pertolongan segera. Dia mengaku kecewa karena merasa pasien belum mendapatkan pemeriksaan awal dari tenaga medis.

Pihak RSUD Rantauprapat menegaskan petugas keamanan bukan pihak yang memiliki kewenangan menentukan pasien diterima atau ditolak.

Menurut Dokter Yudha, tugas petugas keamanan di pintu masuk IGD adalah membantu proses kedatangan pasien, termasuk membantu pasien turun dari kendaraan.

"Sebenarnya fungsi petugas keamanan selain untuk keamanan, juga mendampingi, membantu pasien bila turun dari mobil," ucapnya.

Dia menjelaskan, saat kejadian tenaga medis sedang menangani pasien lain, termasuk beberapa pasien yang berada dalam zona merah dan membutuhkan penanganan segera. Tidak adanya tenaga medis yang langsung menyambut pasien di pintu masuk karena kondisi IGD sedang padat dengan pasien yang membutuhkan pertolongan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pasien Kritis Kecelakaan Kerja Ditolak RSUD Rantauprapat, Warga Meluapkan Protes

1 hari lalu

Viral Wanita Protes Pasien Diduga Tak Ditangani RSUD Rantauprapat, Alasan Rumah Sakit Penuh

30 hari lalu

Pasien RSUD dr Haryoto Lumajang Meninggal, Keluarga dan Rumah Sakit Beda Versi

1 bulan lalu

Respons Pasien BPJS Meninggal dan Viral Dibully Nakes, Menkes: Saya Merasa Gagal

1 bulan lalu

KKI Sentil Direktur RS Imbas Kasus Dokter dan Nakes Bully Pasien BPJS: Jangan Lepas Tangan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal