Santri Tewas Dianiaya Senior di Deliserdang, Polisi: Motifnya Karena Tak Dihargai

Stepanus Purba
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Seorang santri di Pesantren Darul Arafah Raya, Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang berinisial PWA (14) tewas di tangannya seniornya berinisial APH (16). Plaku menganiaya juniornya karena merasa tidak dihargai. 

"Motifnya, tersangka sakit hati kepada korban karena merasa tidak dihargai oleh juniornya," kata Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru, Ipda Syarizal. 

Syahrizal mengatakan saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka APH. Sejauh ini pihaknya baru menetapkan satu orang tersangka terkait penganiayaan tersebut. 

"Sejauh ini kita baru menetapkan satu orang tersangka, dan nantinya akan dilimpahkan ke Polrestabes Medan," ucapnya. 

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tragis tersebut terjadi pada Sabtu (5/6/2021) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, pelaku menyuruh korban untuk menemui dirinya aula Pesantren Darul Arafah. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Polisi Aiptu N Anggota Polres Tegal Kota Ditahan Dugaan Aniaya Perempuan

57 tahun lalu

Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar, Tersangka Akui Perbuatan di 6 TKP

57 tahun lalu

Taufik Hidayat Tersangka Penganiaya dan Penyekap YTR Jalani Rekonstruksi Tertutup

57 tahun lalu

3 Remaja di Wakatobi Diduga Disiksa 2 Oknum Polisi, Disetrum hingga Dipaksa Lompat Laut

57 tahun lalu

Prarekonstruksi Kasus YTR, Polisi Cocokkan Keterangan Tersangka dan Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal