Santri Tewas Dianiaya Senior di Deliserdang, Polisi: Motifnya Karena Tak Dihargai

Stepanus Purba
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Istimewa)

Usai sholat Isa, korban mendatangi aula dan ternyata tersangka tidak berada di tempat yang dijanjikan. Karenanya, korban balik ke kamar pesantren.

"Namun, sekira 22.00 WIB, tersangka kembali memanggil dan korban mendatangi aula. Tersangka kemudian memukuli korban hingga tak sadarkan diri dan meninggal dunia," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.

Selanjutnya dua temannya membawa korban ke klinik pesantren, dan Ustaz Harun menghubungi orang tua siswa tingkat SMP tersebut.

Pada Minggu (7/6/2021) sekira pukul 01.20 WIB, orang tua korban sampai di pesantren dan melihat anaknya sudah meninggal dunia.

"Kemudian jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi," kata MP Nainggolan.

Kasus itu kemudian diselidiki petugas Polsek Kutalimbaru dan tersangka berhasil diamankan. Polisi juga memintai keterangan dua pelajar sebagai saksi, AGS (14) dan RKA (14). 

"Selain mengamankan terduga, kami juga menyita barang bukti sepasang pakaian yang dikenakan. Kasusnya saat ini ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Medan," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tak Terima Diatur, Sopir dan Kernet Truk Hajar Supeltas Pakai Besi di Sidoarjo

6 hari lalu

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penganiayaan YTR Segera Diadili

7 hari lalu

Kebakaran Pesantren Al Falakiyah Bogor, Puluhan Santri Sesak Napas Dilarikan ke RS

10 hari lalu

Pria di Magetan Diduga Aniaya Istri, Cemburu hingga Tuduh Selingkuh dengan Tetangga

13 hari lalu

Mengerikan! Polisi Ungkap Cara Brutal ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal