Viral Keluarga Mengamuk usai Pasien Meninggal, RSUD Rantauprapat Bantah Telantarkan

iNews TV
RSUD Rantauprapat bantah telantarkan pasien setelah video kemarahan keluarga akibat pasien meninggal dunia viral di media sosial. (Foto: iNews TV/Randi Kurniawan)

Petugas medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap pasien. Hasil pemeriksaan menunjukkan SU membutuhkan tindakan cuci darah darurat.

Sebelum proses cuci darah dilakukan, tim medis terlebih dahulu berupaya menstabilkan tekanan darah pasien yang masih tinggi. Setelah kondisinya dinilai memungkinkan, tindakan cuci darah mulai dilakukan dengan pemantauan petugas.

Pihak rumah sakit membantah pasien ditinggalkan tanpa pengawasan. Menurut manajemen, petugas sempat menangani pasien darurat lain setelah memastikan kondisi SU masih dalam keadaan stabil.

Namun, saat petugas kembali melakukan pemantauan, kondisi pasien tiba-tiba memburuk. Tim medis kemudian memberikan tindakan darurat dan memindahkan pasien ke ruang perawatan intensif atau ICU.

Meski berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan, pasien akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.48 WIB.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 hari lalu

Halodoc Andalkan AI untuk Percepat Layanan Dokter dan Pasien

19 hari lalu

Anggota DPR Usul Pakai AI buat Bantu Pasien di Daerah Minim Dokter

1 bulan lalu

Mulai 1 Juni 2026 Aturan Kontrol Pasien BPJS Berubah, Begini Ketentuannya

1 bulan lalu

Waspada! Campak Sangat Mudah Menular, 1 Pasien Bisa Tularkan Virus ke 18 Orang

2 bulan lalu

Banyak Pasien Kanker Tak Nafsu Makan Setelah Didiagnosis, Ini Dampaknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal