Salah satu tradisi yang dikenal adalah patigeni. Tradisi ini merupakan laku tapa dengan tidak tidur dan tidak makan selama kurun waktu tertentu.
Ada pula tradisi kungkum atau berendam di sungai dan sumber mata air yang dianggap memiliki nilai spiritual. Selain itu, pemilik benda pusaka seperti keris dan warisan leluhur biasanya melakukan jamasan pusaka.
Jamasan pusaka dilakukan dengan membersihkan benda-benda pusaka sebagai simbol merawat warisan dan mengingat nilai-nilai leluhur. Tradisi tersebut masih dijaga di sejumlah daerah hingga kini.
Meski demikian, para ulama mengingatkan agar umat Islam tetap menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperbanyak ibadah sesuai tuntunan syariat. Doa, dzikir, sedekah, dan puasa sunnah menjadi amalan yang dianjurkan untuk mengisi bulan mulia ini.