Bikin Pening Belanda, Kepala Pangeran Diponegoro Dihargai 20.000 Gulden

Avirista Midaada
Belanda membuat sayembara berhadiah 20.000 gulden untuk kepala Pangeran DIponegoro. (Foto Ilustrasi : Ist)

Dia kemudian mempertahankan benteng itu dengan mendirikan pagar keliling yang kokoh dari batang kelapa setinggi 1-7 meter, dengan satu atau dua dudukan senjata yang ditinggikan di bagian-bagian sudutnya. Mengingat sifat darurat bangunan, perbentengan itu dengan mudah dapat ditinggalkan, dan suatu benteng baru dapat dibangun di lokasi lain, yang lebih membutuhkan dukungan pasukan. 

Alhasil sejak diperkenalkan dalam operasi militer pada Mei 1827, sebagai bagian dari strategi baru yang terintegrasi dari Belanda, sistem benteng itu bersama sebelas pasukan gerak cepat yang beroperasi di Jawa tengah bagian selatan, hingga akhir perang merupakan kunci sukses militer Belanda. 

Hingga Maret 1830 tak kurang ada 258 benteng darurat semacam itu telah dibangun, dengan jumlah terbesar 90 buah dibangun dalam tahun 1828. Perbentengan itu tersebar di areal luas yang membentang dari ibu kota Kabupaten Banyumas di barat, hingga Ponorogo di timur. Setidaknya ada 16 di antaranya yang cukup luas menampung lebih dari 100 tentara dan sejumlah meriam.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
5 hari lalu

Buat Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta, Kang Dedi Ungkap Syarat Utamanya

5 hari lalu

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ungkap Sumber Dana Hadiah Sayembara Tangkap Begal 

6 hari lalu

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Tangkap Begal, Siapkan Hadiah hingga Rp50 Juta 

9 bulan lalu

Jokowi Hadiri Prosesi Kirab Jenazah Raja Surakarta Pakubuwono XIII ke Imogiri

10 bulan lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal