Buka Muktamar Pemikiran Santri, Menag Minta Revitalisasi Kitab Kuning

Antara
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat membuka Muktamar Pemikiran Santri Nusantara di Ponpes Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta. (Foto: istimewa)

Dia berharap para santri bisa memastikan kitab-kitab besar yang menjadi rujukan keilmuan yang diajarkan para ulama terdahulu bisa terus diajarkan seiring dengan tantangan yang dihadapi masing-masing ponpes.

"Ini bagian yang harus dikaji apakah turats atau kitab-kitab kuning klasik yang diajarkan di ponpes puluhan tahun yang lalu semakin berkembang atau justru semakin menyempit," kata Lukman.

Selain itu, Menag juga berharap kalangan ponpes, khususnya para santri mampu memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif bagimana nilai-nilai kebudayaan luhur bisa tetap dipertahankan tanpa tercerabut dari nilai keagamaan.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Kamaruddin Amin, yang turut hadir dalam acara itu mengatakan kegiatan hari santri diarahkan untuk menstimulasi kemajuan pesantren sebagai tulang punggung keberagamaan dan keindonesiaan. Karena itu, kata dia, Muktamar ini megambil tema "Islam, Kearifan Lokal dan Tantangan Kontemporer". "Muktamar ini digagas karena persoalan kebangsaan dan keagamaan dewasa ini yang semakin kompleks," kata dia.

Dalam muktamar yang digelar Kemenag itu juga diselenggarakan forum-forum diskusi yang akan mempresentasikan 170 paper dari pesantren, mahasiswa, akademisi, dan peneliti keislaman yang membahas fenomena keislaman kekinian dalam kaitannya dengan pesantren.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Sebelum Ditemukan Tewas, Remaja di Pringsewu Sempat Tanya ke Orang Tua tentang Akhiri Hidup

12 bulan lalu

Logo Hari Santri 2025, Lengkap dengan Makna dan Filosofinya

12 bulan lalu

Aula Ponpes di Lampung Selatan Ambruk

12 bulan lalu

Menag Akan Cek Kondisi Ponpes di Berbagai Daerah, Diawali Kalimantan

12 bulan lalu

Menko Cak Imin: Kita Akan Audit Pesantren Tua lalu Cari Anggaran untuk Renovasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal