Buntut Bentrok di Wadas, Komnas HAM Segera Minta Keterangan Pemprov Jateng

Riezky Maulana
Bentrokan antara warga dan aparat kepolisian saat aksi penolakan tambang batuan andesit Desa Wadas, Purworejo pada 23 April 2021. (Dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Komas HAM turun tangan terkait bentrok antara warga dengan aparat kepolisian saat aksi penolakan tambang batuan andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Komas HAM berencan meminta keterangan Pemprov Jateng.

 "Untuk kasus di Desa Wadas, ini sudah ditangani. Sebetulnya Pak Beka (Komisioner Komnas HAM) kemarin kontak langsung dengan kepolisian daerah, juga dengan Gubernur Mas Ganjar Pranowo untuk turun langsung menyelesaikan," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam webinar, Rabu (28/4/2021).
 
Menurut dia, terjadinya persinggungan antara satu kelompok dengan kelompok lain yang berbeda kepentingan  memang harus dipastikan bisa selesai dengan cara mediasi. Berkaca dalam kasus Wadas, para warga yang sempat ditahan pun sudah kembali dibebaskan.
 
"Mudah-mudahan ini dengan mediasi yang kita lakukan dengan Pemda, Pak Gubernur turun langsung dengan timnya itu bisa selesai dan mendapatkan kesepahaman di antara warga masyarakat dengan pelaksanaan projek tersebut," katanya.
 
Di kesempatan yang sama, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, pihaknya pada hari Jumat (30/4/2021) berencana meminta beberapa keterangan dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. 
 
Adapun maksud pemanggilan itu untuk mendetilkan kronologi dan membahas bagaimana langkah-langkah penyelesaian.
 
"Soal Wadas jadi, hari Jumat mendatang akan ada permintaan keterangan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendetilkan, seperti apa kasusnya dan juga ya mendiskusikan langkah-langkah penyelesaiannya," kata Beka.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
8 hari lalu

Beredar Kabar PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, BKD Jateng Bongkar Faktanya

13 hari lalu

16 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, Puluhan Ribu Warga Butuh Air Bersih

19 hari lalu

Gubernur Jateng Buka Suara soal Plt Bupati Sukoharjo usai Etik Suryani Jadi Tersangka KPK

2 bulan lalu

Korban Penembakan di Kembru Papua Bertambah Jadi 12 Orang, 1 di Antaranya Anak-Anak

3 bulan lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal