Cabai Bercat Beredar di Purwokerto, Diduga dari Temanggung

Saladin Ayyubi
Cabai rawit berpewarna merah beredar di sejumlah pasar tradisional di Purwokerto, Banyumas. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

Sementara, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banyumas bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menegaskan, kasus cabai yang diduga dicat berbahaya bagi kesehatan. 

Cabai yang diduga dicat, merupakan cabai rawit putih yang kemudian diberi zat pewarna sejenis cat kayu dan bukan pewarna makanan. Jika dikonsumsi terus-menerus, maka sangat membahayakan. 

Bupati Banyumas Ahmad Husein meminta polisi bertindak cepat karena kasus ini merugikan para pedagang dan masyarakat.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
16 hari lalu

Alasan Cabai Rawit di Bangka Barat Tetap Dibeli meski Tembus Rp130.000 per Kg

3 bulan lalu

Tribun Kejurnas Drift Purwokerto Roboh, 75 Penonton Luka hingga Patah Tulang

4 bulan lalu

Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Sekolah, KAI Daop 5 Purwokerto Tambah 3.000 Kursi 

6 bulan lalu

Cek Kabar Pembatasan Hijab bagi Karyawati, Anggota DPR Datangi Mal di Purwokerto

7 bulan lalu

Balita 3,5 Tahun di Purbalingga Tewas Tersedak saat Makan Jelly, Nenek Korban Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal