Dampak Kemarau Panjang, 20.000 Warga Gunungkidul Kesulitan Air Bersih

Kismaya Wibowo
BPBD Gunungkidul mendistribusikan bantuan air bersih. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

Salah satu wilayah yang terdampak kemarau berada di Desa Jetis, Kapanewon Saptosari. Warga sudah hampir dua bulan tidak lagi memiliki cadangan air yang cukup. Sumber mata air mengering dan telaga juga sudah tidak ada airnya.

“Sudah dua bulan ini tidak ada air. Sebenarnya ada PDAM, tapi air tidak mengalir,” kata Ardi Wiyanto. 

Warga terpaksa membeli air bersih dari swasta seharga Rp150.000 untuk kapasitas 5.000 liter. Biasanya bisa dimanfaatkan unuk kebutuhan tiga pekan sampai satu bulan tergantung jumlah anggota keluarga.   

“Tidak ada pilihan lain harus beli. Malah sudah ada yang sampai lima kali beli,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Tak Sia-Sia Perjuangan Yuslin Nursivin Dua Botha, Warga Sikka Akhirnya Nikmati Air Bersih

7 hari lalu

Kekeringan Meluas di Bangkalan, Warga Antre Bantuan Air Bersih

9 hari lalu

Dampak Kemarau Panjang di Pemalang, Ribuan Warga Terpaksa Beli Air

1 bulan lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

1 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal