Dampak Kemarau Panjang, 20.000 Warga Gunungkidul Kesulitan Air Bersih

Kismaya Wibowo
BPBD Gunungkidul mendistribusikan bantuan air bersih. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

Salah satu wilayah yang terdampak kemarau berada di Desa Jetis, Kapanewon Saptosari. Warga sudah hampir dua bulan tidak lagi memiliki cadangan air yang cukup. Sumber mata air mengering dan telaga juga sudah tidak ada airnya.

“Sudah dua bulan ini tidak ada air. Sebenarnya ada PDAM, tapi air tidak mengalir,” kata Ardi Wiyanto. 

Warga terpaksa membeli air bersih dari swasta seharga Rp150.000 untuk kapasitas 5.000 liter. Biasanya bisa dimanfaatkan unuk kebutuhan tiga pekan sampai satu bulan tergantung jumlah anggota keluarga.   

“Tidak ada pilihan lain harus beli. Malah sudah ada yang sampai lima kali beli,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

57 tahun lalu

Air Bersih Mengalir di Sikka, Program Perindo Alirkan Harapan dan Ekonomi Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal