Fakta Terbaru Kasus Mutilasi di Sleman, Pelaku dan Korban Gabung Komunitas Tak Wajar

erfan erlin
Polda DIY mengungkap kasus mutilasi mahasiswa UMY di Sleman. Korban dan pelaku tergabung dalam komunitas yang melakukan aktivitas tak wajar. (Foto: Erfan Erlin)

SLEMAN, iNews.id - Polda DIY terus mengungkap kasus mutilasi di Sleman. Korban dan kedua pelaku berteman dalam komunitas yang melakukan aktivitas tak wajar.

"Awalnya mereka kenal melalui Facebook sekitar empat bulan yang lalu. Mereka itu tergabung dalam komunitas yang melakukan aktivitas tidak wajar," kata Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, Selasa (18/7/2023). 

Endriadi mengatakan, penyidik telah menyelidiki percakapan antara korban dan kedua pelaku dengan teknik digital forensik.

Tampang pelaku mutilasi mahasiswa UMY di Sleman, W dan Rd. (Foto: iNewsTV/Heru Trijoko)

Aktivitas tidak wajar itu salah satunya adalah saling melakukan kekerasan satu sama lain. Namun aktivitas ini kebablasan sehingga korban meninggal dunia. 

Melihat korban tak bernyawa, kedua pelaku panik dan memutuskan untuk melakukan mutilasi, memotong-motong tubuh korban bahkan merebus tangan dan kaki untuk menghilangkan sidik jari. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

57 tahun lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

57 tahun lalu

Duduk Perkara Eks Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobil

57 tahun lalu

Mobil Eks Ketua BEM UGM Dipasang Pelacak usai Demo Gejayan, Polda DIY Buka Suara

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal