Harga Kedelai Mahal, Perajin Tahu dan Tempe di Gunungkidul Kurangi Ukuran

Kismaya Wibowo
Harga kedelai di Kabupaten Gunungkidul masih mahal membuat perajin tahu mengurangi ukuran. (Foto: istimewa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Mahalnya harga kedelai mengancam usaha tahu dan tempe di Kabupaten Gunungkidul. Perajin terpaksa mengurangi ukuran dan menaikkan harga jual agar bisa bertahan. 

“Sekarang kami masih berjalan dengan menyiasati mengurangi ukuran tempe. Tidak tahu akan bertahan sampai kapan,” kata pengusaha tempe Kang Bonny, Agung Kristianto, di Gedangsari, Gunungkidul, Senin (21/2/2022). 
 
Menurutnya, kondisi saat ini sangat memberatkan perajin. Bahan baku kedelai impor sudah mahal. Sementara untuk menaikkan harga jual sulit dilakukan karena khawatir konsumen akan lari. Sementara ketika ukuran dikurangi, konsumen juga akan komplain. 

“Keuntungan sekarang tipis, karena harga kedelai sudah Rp12.000 sedangkan harga jual tempe Rp11.000,” katanya. 
  
Agar usahanya tetap bertahan, Agung terpaksa mengurangi ukuran tempe. Hal itu sulit dilakukan karena tidak ingin mengecewakan pelanggan.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Tangerang Terpaksa Perkecil Ukuran Produk

57 tahun lalu

Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal