Jarak Luncur Awan Panas Pendek, Warga Tetap Diminta Waspada

Priyo Setyawan
Gunung Merapi kembali luncurkan awan panas guguran sejauh 1,8 km, Selasa (19/1/2021) pukul 02.27 WIB. (Istimewa)

Soal pertumbuhan kuba lava saat ini rendah, yaitu 85 ribu m3 dengan percepatan 8 ribu m3 per hari.  Mengenai munculnya kubah lava yang ada di tengah,  dari pemantauan sudah berhenti dan tidak berkembang.  

“Penuruan Merapi juga terjadi pada intensitas kegempaan internal dan defromasi. Kegempaaan sebelumnya mencapai ratusan per hari per 12 januari2021 menurun drastis. Deformsi per 1 Januari 2021 mencapi 21 cm per hari, sekarang kurang dari 2 cm per hari,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
2 hari lalu

Suara Dentuman Bergema di Semeru saat Erupsi Beruntun, Status Masih Siaga

3 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Disertai Gempa Tremor Menerus

4 hari lalu

Gunung Ili Lewotolok Erupsi 4 Kali Disertai Dentuman, Hujan Abu Guyur 11 Desa

4 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Semburkan Abu, Gempa dan Tremor Masih Terekam

5 hari lalu

Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal