Jelang Nataru, BPOM Temukan 3 Jenis Ikan Positif Formalin Dijual di Pasar Gunungkidul

Kuntadi
Ilustrasi ikan. (Foto: Istimewa)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Menjelang natal dan tahun baru (nataru) 2020, Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan pantauan harga barang di Pasar Argosari, Gunungkidul, Senin (9/12/2019). Hasilnya 3 dari 13 sampel positif mengandung formalin.

Petugas BPOM mengambil beberapa sampel dalam operasi itu. Sampel kemudian dibawa ke laboratorium untuk menjalani pemeriksaan. Hasilnya dari 13 sampel yang diambil, 3 di antaranya positif mengandung bahan berbahaya.

“Ada 3 sampel yang positif mengandung bahan berbahaya jenis formalin,” kata Pejabat Informasi dan Komunikasi BPOM Yogyakarta, Wulandari.

Tiga produk yang positif mengandung formalin ini adalah ikan asin, teri nasi, dan cumi-cumi. Ketiga sampel ini ketika dilakukan pengujian memiliki kandungan formalin cukup tinggi. Formalin kerap dipakai sebagai bahan pengawet mayat. Sedangkan di dalam tubuh, formalin bisa menyebabkan kanker.  

Untuk itu BPOM minta konsumen lebih teliti dan tidak mudah membeli barang-barang yang dicurigai mengandung formalin. “Kalau ada yang mencurigakan silakan lapor. Kami siap menindaklanjuti,” ujarnya

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

57 tahun lalu

Pilu! Remaja Hilang Tenggelam saat Surfing di Pantai Parangtritis Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Bantul DIY

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini di Gunungkidul DIY, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal