JPW Pertanyakan SOP Tembakan Peringatan Polisi, Buntut Balita Diduga Kena Peluru Nyasar

erfan erlin
Ilustrasi tembakan senjata api (dok. Sindonews)

YOGYAKARTA, iNews.id - Jogja Police Watch (JPW) mempertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan senjata api dengan tembakan peringatan ke atas. JPW akan mengawal balita di Sleman yang diduga kena peluru nyasar sampai kasusnya tuntas. 
 
"Kami mempertanyakan tembakan peringatan di Dusun Panggungsari, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, Minggu (18/12/2022) sesuai prosedur atau tidak," ujar Kabid Humas Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba, Jumat (23/12/2022). 

Diberitakan sebelumnya JF (4) warga Ngaglik, Sleman  mendapatkan perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito, akibat ada benda asing yang masuk dikepalanya. Benda asing tersebut diduga proyektil peluru nyasar dari tembakan peringatan anggota Polsek Ngaglik, saat mengamankan oknum yang berbuat onar.

Kamba menambahkan merujuk pada Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaran Tugas Polri, serta Peraturan Kapolri Nomor 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan, penggunaan senjata api hanya boleh digunakan dalam hal membela diri dari ancaman luka berat/kematian, mencegah terjadinya kejahatan berat. 

Kamba mempertanyakan kenapa anggota Polsek Ngaglik tidak melumpuhkan dua terduga pembuat onar dengan cara dipelintir atau dicekik? Namun polisi justru memilih untuk memberikan peringatan dengan tembakan.

"Kedua terduga pelaku onar ini membawa batu bukan senjata tajam atau pun senjata api. Namun fakta di lapangan yang menentukan ada tidaknya pelanggaran prosedur yang dilakukan anggota Polsek Ngaglik tersebut," ujar dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda DIY Kerahkan 21 Drone Pantau Arus Mudik Lebaran selama Operasi Ketupat Progo

57 tahun lalu

Dirresnarkoba Polda DIY Ditunjuk Jabat Plh Kapolresta Sleman Gantikan Kombes Edy S

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang Timpa Becak di Sleman, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal