Kekerasan di Papua Tinggi, Peneliti UGM: Masyarakatnya Ingin Hidup Damai

Kuntadi
Peneliti Gugus Tugas Papua UGM berfoto dengan masyarakat Papua. (foto: istimewa)

Untuk penanganan konflik horizontal, kata Gabrielle bisa melalui transformasi nilai konflik yang mencuat. Salah satunya dalam momentum pilkada. Tim juga mengadvokasi pemda bagaimana nilai kekerasan secara kultural bisa ditransformasi ke nilai yang lebih damai.

Masyarakat Papua sebenarnya sangat berharap kondisinya bisa aman dan damai. Hal itu banyak disuarakan oleh generasi mudanya.

“Papua yang damai itu sudah menjadi harapan yang melekat di diri kita sebagai manusia,”kata mahasiswa Papua yang kuliah di Yogyakarta, Hemi Enumbi.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kisah Inspiratif Ayyub Lulus Sarjana Terapan UGM di Usia 20 Tahun, Jadi Wisudawan Termuda

11 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bripka Fredy Awes di Yahukimo Terungkap, 5 Orang Ditetapkan Tersangka

11 hari lalu

Kronologi Serangan OPM di Jila, Dandim Mimika Sebut dari 3 Arah dan Kelompok Baru 

11 hari lalu

OPM Bawa Paksa 9 Wanita di Jila Papua Tengah, Bocah SD hingga Remaja Hamil

11 hari lalu

OPM Serang Distrik Jila, 1 Warga Ditembak Mati dan 1 Patah Kaki Dilempar ke Jurang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal