Kekeringan Landa Gunungkidul, 1.927 Hektare Lahan Padi Terancam Gagal Panen

Kuntadi
Lahan persawahan yang mengering akibat musim kemarau di Gunungkidul. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Ribuan lahan pertanian di Kabupaten Gunungkidul, DIY, terancam gagal panen. Data yang diperoleh, hingga Juli ini tercatat sudah ada 1.927 hektare lahan yang mengalami kekeringan dengan perkiraan kerugian mencapai Rp28 miliar.

“Jumlahnya masih bisa bertambah karena kami terus mendata di lapangan,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono di kantornya, Selasa (2/7/2019).

Dia menjelaskan, data Juni silam yang mengalami kekeringan sekitar 400 hektare. Namun memasuki Juli, meningkat hingga empat kali lipat. Hal ini menyusul banyaknya sawah yang kering karena tidak ada lagi suplai air dari saluran irigasi.

“Lahan yang terdampak kekeringan ini tersebar di 10 kecamatan. Terparah di wilayah Gedangsari, ada 860 hektar tanaman padi yang puso dan gagal dipanen,” katanya.

Kondisi itu pun membuat petani merugi. Raharjo mencontohkan, dalam setiap hektare lahan diperkirakan bisa memproduksi 4 sampai 5 ton padi. Dengan harga gabah per kilogram Rp3.700, maka kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp28 miliar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 jam lalu

Karhutla Makin Parah, Pemkot Palangka Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat

2 hari lalu

Palangka Raya Dikepung Kabut Asap! Kebakaran Lahan Gambut Meluas 20 Hektare

3 hari lalu

Kabut Asap Mulai Palangka Raya, 109 Karhutla Hanguskan 54,44 Hektare Lahan

7 hari lalu

Kekeringan Meluas di Bangkalan, Warga Antre Bantuan Air Bersih

7 hari lalu

Kemarau Picu Kekeringan di Cilacap, Warga Tempuh 1 Km ke Bukit demi Dapat Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal