Kekeringan Landa Gunungkidul, Warga Terpaksa Naik Turun Bukit Cari Air Bersih

Kismaya Wibowo
Warga Gunungkidul mencari air bersih yang berada di bawah bukit. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

Menurutnya, mencari air seperti ini merupakan solusi paling murah. Masyarakat tidak tahu sampai kapan kemarau ini akan berakhir. Untuk membeli satu tangki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter, warga harus membayar antara Rp150.000 hingga Rp180.000.

“Berat kalau harus beli terus, satu tangki paling untuk seminggu. Warga berharap ada bantuan air bersih atau perbaikan sumur,” ujarnya. 
 
Kondisi kekeringan ini telah direspons Satbrimobda Polda DIY. Mereka mendistribusikan air bersih menggunakan mobil taktis. Air yang didistribusikan telah diolah menggunakan water treatment sehingga bisa langsung dikonsumsi. Setidaknya ada tujuh kendaraan yang diterjunkan untuk membantu mengatasi air bersih di sejumlah lokasi. 

“Sesuai arahan Kapolda DIY kami harus hadir membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Komandan Satbrimob Polda DIY, Kombes Pol Imam Suhadi.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Anggota DPR asal DIY Gandung Pardiman Meninggal Dunia, Dimakamkan di Gunungkidul

22 hari lalu

6 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Tinggalkan Pekerjaan demi Antre Air Bersih

30 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

1 bulan lalu

Kekeringan Ekstrem di Pati, 1.700 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

1 bulan lalu

Krisis Air Bersih di Purwakarta Meluas hingga 55 Desa Imbas Kemarau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal