Kekeringan Landa Gunungkidul, Warga Terpaksa Naik Turun Bukit Cari Air Bersih

Kismaya Wibowo
Warga Gunungkidul mencari air bersih yang berada di bawah bukit. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Gunungkidul membuat sejumlah sumber mata air milik warga mengering. Agar bisa bertahan hidup, warga harus mencari sumber air yang tersisa di alam sembari menunggu bantuan. 

Salah satu wilayah yang menjadi langganan kekeringan ini berada di Dusun Salak, Kalurahan Semoyo, Kapanewon Patuk. Sebenarnya warga memiliki sumber air bersih yang dikelola swadaya menggunakan sumur bor. Namun gempa bumi beberapa tahun lalu membuat jaringan air rusak sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi. 

“Terpaksa cari belik (sumber air di alam),” kata Amir Murtono salah seorang warga. 

Lokasi sumber mata air ini biasanya tersembunyi dan berada di bawah bukit. Rembesan air akan mengumpul menjadi sebuah genangan. Untuk mengambilnya warga harus naik turun bukit. Air ini kemudian diambil untuk dibawa pulang. 

Dalam sehari, Amir bisa tiga hingga lima kali ke lokasi ini. Dia harus berbagi dengan warga lain yang juga butuh air. Air ini dipakai untuk memenuhi kebutuhan harian, mulai dari mencuci, mandi hingga memasak. Biasanya air akan diendapkan dulu agar kotorannya mengumpul. 

“Kalau dulu ya jalan. Sekarang pakai motor diparkir di atas baru turun mengambil air,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
18 hari lalu

Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam

19 hari lalu

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

24 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

24 hari lalu

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

24 hari lalu

3 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Saling Serobot Bantuan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal