Kekeringan Mulai Landa Gunungkidul, Warga Terpaksa Jual Ternak untuk Beli Air Bersih

erfan erlin
Sejumlah anak di dusun Wediutah mencari ikan di telaga yang mulai mengering. (Foto: MPI/erfan Erlin)

Kondisi ini memang memaksa para peternak untuk membeli air. Seperti yang dilakukan oleh Wanto, warga Padukuhan Temuireng, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang Gunungkidul.

Selama tiga bulan dia terpaksa membeli air bersih dengan harga Rp150.000 setiap tangki ukuran 5.000 liter. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga untuk ternak mereka.

"Kalau saya sudah habis 6 Tanki. Tetangga ada yang habis 10 tangki, ya karena ternaknya banyak," ujar dia. 

warga Padukuhan Wediutah Kalurahan Ngeposari Kapanewon Semanu, Widodo mengatakan tradisi seperti ini sudah biasa dilakukan warga.  Mereka terpaksa harus menjual ayam atau kambingnya untuk membeli air karena telaga di tempat mereka telah mengering.

"Biasanya kan ngasih minuman atau mandiin pakai air telaga. Sekarang kering jadi harus beli air," ujarnya.

Sejak dua pekan yang lalu telaga di wilayah mereka sudah mengering. Meskipun masih ada sisa-sisa air, namun tak bisa dimanfaatkan. Warga terpaksa membeli air dari penjual untuk memenuhi kebutuhan ternaknya 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Dampak Kemarau Panjang di Pemalang, Ribuan Warga Terpaksa Beli Air

5 hari lalu

16 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, Puluhan Ribu Warga Butuh Air Bersih

26 hari lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

26 hari lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

26 hari lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal