Kronologi Kasus Pembakaran Janda di Kulonprogo, Pelaku Sakit Hati Korban Menolak Menikah

Kuntadi
Petugas kepolisian mengamankan pelaku pembakaran janda di Kulonprogo. (Foto: doc/Polres Kulonprogo)

Korban yang mengalami luka bakar hingga 50 persen, menjalani perawatan intensif di RSUD Wates. Korban akhirnya meninggal dunia pada 17 Oktober lalu, dan dimakamkan di TPU Banyuroto. Sedangkan pelaku berhasil diamankan polisi pada 29 Oktober di Pasar Cikli di Temon, Kulonprogo.

“Penangkapan dilakukan setelah, anggota mendapatkan informasi pelaku sering berada di sekitar Pasar Cikli dan dilakukan penangkapan,” kata Jefry.

Kepada petugas pelaku, menganiaya korban karena sakit hati. Dua hari sebelum kasus pembakaran, korban dan pelaku bertemu di depan Puskesmas Sentolo. Saat itu pelaku mengutarakan niatnya untuk menikahi korban namun ditolak.

Pelaku yang sakit hati kemudian merencanakan aksi penganiayaan. Tersangka kemudian membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di warung dekat rumahnya dan dibawa ke lokasi kejadian. Pelaku sengaja menunggu korban di tepi jalan dekat TPA Sampah untuk menemui korban.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Sakit Hati Sering Difoto Jadi Bahan Olokan Rekan Kerja, Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor

9 hari lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

15 hari lalu

DPO Curanmor Ditembak Polisi di Bondowoso, Coba Serang Petugas Pakai Celurit

15 hari lalu

Setahun Buron, Terpidana Penipuan Rp10 Miliar Ditangkap Tim Kejari Surabaya di Bali

15 hari lalu

Peredaran Sabu di Karanganyar Dibongkar Polisi, 2 Pelaku Ditangkap 1 Orang Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal