Mengaku dari Kelompok Suporter Lain, Para Pelaku dengan Beringas Serang Korban

erfan erlin
Para pelaku yang mengeroyok kelompok korban saat ditunjukkan di hadapan media. (Foto : MPI/erfan Erlin)

SLEMAN, iNews.id- Jajaran Satuan Reskrim Polres Sleman menetapkan 12 orang tersangka satu di antaranya masih di bawah umur. Mereka terlibat dalam penganiayaan 4 orang suporter yang hendak pulang usai menonton pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya.

Dalam pemeriksaan, ke 12 orang tersebut semuanya melakukan penganiayaan baik dengan tangan kosong ataupun benda tumpul dan senjata tajam. 

Wakapolres Sleman Kompol Andhyka Donny Hendrawan mengungkapkan, peristiwa ini menewaskan seorang suporter PSS Sleman Aditya Eka Putranda (18), warga Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman terjadi Minggu (28/8/2022) 00.15 WIB.

"Penganiayaan tersebut terjadi di kawasan palang pintu kereta api
Jln Bibis, Mejing Kidul, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping,"ungkapnya, Senin (29/8/2022).

Tak hanya Aditya yang menjadi korban penganiayaan namun ada tiga korban lain yang masih satu rombongan dengan Aditya. Mereka adalah  ABS (18) mengalami luka sayatan senjata tajam, G (24) alami luka pukulan benda tumpul dan R (24) yang mengalami luka memar dan lecet. "Empat korban merupakan warga Gamping," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Ronny Prasadana menyebutkan, 12 tersangka yang digelandang ke Rutan Mapolres tersebut antara lain HN (40), KI (26), YM (22), AP (29), AE (18), AS (20), SM (37), AB (19), RF (22), FS (31), JN (17) merupakan Ambarketawang, Gamping. Sedangkan AE (21) warga Purwosari, Gunungkidul.

Rony menyebut, peristiwa penganiayaan bermula, saat rombongan korban yang terdiri dari empat orang pulang hendak pulang ke rumah mereka di Banyuraden usai menonton pertandingan bola di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (27/8/2022). Kala itu mereka pulang sekira pukul 23.00 WIB.

Untuk pulang ke rumah mereka di Dusun Mejing, mereka menyusuri jalan Bibis Kapanewon Gamping. Sesampai di Palang Pintu Bibis, mereka berhenti dan menunggu kereta api yang saat itu sedang melewati rel.

"Rupanya ada kelompok pelaku yang sudah menunggu di tempat tersebut,"ungkapnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
19 jam lalu

Kasus Guru Dikeroyok di Balikpapan Naik Penyidikan, 2 Siswa Jadi Tersangka

2 hari lalu

Hilang saat Subuh, Lansia di Tulungagung Ditemukan Tewas dalam Sumur

2 hari lalu

Misteri Motif Penganiayaan Maut Brigpol Eko, Polda Jambi Dalami Peran 6 Tersangka

2 hari lalu

6 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Kematian Brigpol Eko, 5 Senior  Korban

6 hari lalu

Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penganiayaan Staf Gegara Kue 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal