Mengenal Wayang Wahyu sebagai Sarana Menyebarkan Ajaran Bersumber Alkitab

Trisna Purwoko
Sejumlah anak-anak di Bantul belajar Wayang Wahyu untuk dipentaskan pada perayaan Natal. (Foto: iNews.id/Trisna Purwoko)

 
Biasanya Wayang ini banyak pentas ketika menjelang peringatan Natal sepertin saat ini. Komunitas inipun banyak berlatih agar saat pentas mereka mampu membawakakan lakon yang menarik. Mereka berlatih Sanggar Seni Budaya Bhuana Alit  yang terletak di Gang Pancasila, Dusun Kanutan, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro.  

Sanggar ini berdiri sejak 2013, untuk melestarikan Wayang Wahyu. Kini mereka banyak mengajarkan kepada anak-anak dan generasi muda agar Wayang Wahyu bisa lestari.
 
Wayang Wahyu tidak banyak membutuhkan penabuh gamelan atau sinden. Hanya sekitar enam, orang penabuh gamelan dan beberapa penyanyi koor. Durasi pementasan juga tidak lama  yang disesuaikan dengan lakon.

Menariknya dalam pementasan Wayang Wahyu menggunakan kelir wayang beber Pancasila yang melambangnya persatuan bangsa. Banyak penabuh yang berasal dari latar belakang agama yang berbeda. Namun mereka bisa harmonis dan menyatu saat pemetasan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hari Kedua Libur Natal, Jalur Wisata Bandung–Lembang Macet Parah hingga 3 Kilometer

57 tahun lalu

Natal di Tengah Bencana, Polri Ubah Posko Pengungsian jadi Tempat Ibadah Sementara

57 tahun lalu

Jelang Libur Natal, Arus Kendaraan Wisatawan Padati Gerbang Tol Pasteur Bandung

57 tahun lalu

Anggota DPRD Manggarai Hima Domi Berikan Bingkisan Pakaian Misa Natal untuk Umat Paroki Kumba

57 tahun lalu

3 Tempat Wisata di Medan yang Wajib Dikunjungi untuk Rayakan Natal 2025!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal