Ngeri, Ternyata Ada 9 Ternak Terpapar Antrak yang Dibrandu Warga Gunungkidul

erfan erlin
Petugas kesehatan melakukan penanganan penyakit antraks di Gunungkidul. (foto: INews.id/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Sebanyak 87 warga Gunungkidul terpapar antraks usai mengonsumsi daging sapi yang sakit dan mati. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mencatat ada 9 kali aksi warga melakukan brandu (menyembelih dan membagikan daging) dari ternak yang sakit sehingga memicu terjadinya penularan ke manusia. 

“Dari bulan November 2022 sampai bulan Juni 2023 sudah ada 9 ternak yang dibrandu,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari, Selasa (11/7/2023). 
 
Pada bulan November 2022, ada sapi mati kemudian diporak oleh warga dan dagingnya kemudian dimakan. Setelah itu, bulan April 2023 ada 2 ternak kembali mati yaitu sapi dan seekor kambing. Di bulan Mei ada beberapa ekor sapi dan kambing yang mati. Dan di bulan Juni ada 3 hewan ternak masing-masing seekor sapi dan 2 ekor kambing yang mati.

"Jadi total yang mati ada 12 dan yang diporak ada 9 ekor," ujar dia. 

Wibawanti menyebut hewan ternak yang mati di wilayah Padukuhan Jati terakhir kali terjadi tanggal 27 Juni 2023 yang lalu. Saat itu ada seekor sapi yang mati karena antraks. Namun hewan ternak yang mati di bulan Juni tidak diporak bersama warga.

Wibawanti mengakui Gunungkidul kini sudah menjadi daerah endemik antraks. Sejak pertengahan tahun 2019 sudah terjadi kasus antraks di Gunungkidul. Pihaknya mencatat l, bulan Mei 2019 muncul kasus antraks di Padukuhan Grogol IV Kalurahan Bejiharjo.

Kemudian bulan Desember 2019 dan Januari 2020 Ngrejek, Gombang, Ponjong. Dan tahun 2022 bulan Januari kembali muncul di Kalurahan Gombang serta di Padukuhan Jetis Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari.

"Terakhir sekarang di Padukuhan Jati di mana sejak November 2022 sampai 27 Juni ada 6 kambing 6 sapi yang mati karena antraks," tutur dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal