Nyaris Diusir dari Kampung, Pasutri Produsen Miras Maut Sering Diperingatkan Warga

erfan erlin
Petugas menunjukkan pasutri tersangka penjual miras oplosan di Polres Sleman, Kamis (19/5/2022). (Foto : ist)

Karena warga sering merasa terganggu dan sempat terjadi gesekan, sehingga oleh tokoh masyarakat dipertemukan dan terjadi kesepakatan. Dalam kesepakatan tersebut, pasutri ini setuju tidak lagi menjual miras di rumah mereka.

Kala itu, jika mereka masih nekat menjual miras maka warga akan mengusir keduanya. Mereka menandatangani kesepakatan tersebut di hadapan tokoh masyarakat dan juga jaga warga. "Saat itu inginnya warga, kalau mereka tidak mau ya pindah saja," ujarnya. 

Mungkin karena larangan warga tersebut maka mereka kemudian menjalankan usaha produksi dan menjual miras oplosan dengan cara sembunyi-sembunyi.

Informasi yang Totok dapatkan dari tetangga tersangka, APS menjual miras dengan sistem cash on delivery (COD), berkirim pesan lewat aplikasi WhatsApp. Setelah dipesan, minuman keras tersebut langsung diantar ke pemesan.

"Ke depan kami akan mengetatkan pengawasan. Baik kepada warga setempat maupun pendatang di wilayah Madurejo," ujar dia.

Sebelumnya diketahui, tiga warga Sleman meninggal dunia usai mengonsumsi minuman keras oplosan. Ketiganya tewas usai mengonsumsi miras oplosan yang diduga diproduksi oleh APS (43) dan FAS (50). Pasutri ini beralamat di Kalurahan Madurejo.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
9 hari lalu

Motor Dikendarai Pasutri Tabrakan dengan Truk di Depan Polres Lampung Timur, Istri Tewas

21 hari lalu

Kecelakaan Maut 2 Truk Pasir hingga Seruduk Rumah di Lumajang, Suami Istri Tewas

22 hari lalu

Dikirimi Hadiah, Pasutri Pensiunan BUMN Malah Terjerat Investasi Bodong hingga Rp900 Juta

1 bulan lalu

Kecelakaan Maut Pasutri Boncengan Motor di Pasuruan, Istri Tewas Peluk Suami

2 bulan lalu

Polisi Bongkar Produksi Miras Oplosan di Bandung, 3 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal